Dijadwalkan 6 Februari, Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Ditunda

TerasJatim.com – Pemerintah memutuskan untuk menunda waktu pelantikan kepala daerah terpilih yang direncanakan pada 6 Februari 2024 nanti.
Keputusan itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dengan mempertimbangkan keserempakan jadwal pelantikan seluruh kepala daerah.
Tito mengatakan, penundaan itu bagi mereka kepala daerah terpilih yang tidak memiliki gugatan sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Rencana pelantikan kepala daerah yang tidak memiliki gugatan di MK, dijadwalkan akan digelar pada 6 Februari 2025.
“Yang 6 Februari karena disatukan dengan non-sengketa dengan MK, dismissal (berproses di pengadilan). Maka otomatis yang 6 Februari kita batalkan,” kata Tito, dalam keterangan resminya yang diterima TerasJatim.com, Sabtu (01/02/2025).
Tito menyebutkan, keserempakan pelantikan tersebut menunggu hasil keputusan MK dalam sidang perselisihan hasil pemilihan (PHP).
Meski demikian, Tito belum dapat menyebut tanggal pasti pelantikan bagi seluruh kepala daerah terpilih.
Namun, menurutnya, pemerintah secepatnya akan melantik kepala daerah yang terpilih. Penetapan tanggal pelantikan itu akan dibahas bersama pemerintah, DPR (Komisi II) dan penyelenggara Pemilu serta Mahkamah Konstitusi. (Kta/Red/TJ)