Fenomena Tanah Gerak di Dusun Sempu Pasuruan, Puluhan Rumah Warga Rusak

Fenomena Tanah Gerak di Dusun Sempu Pasuruan, Puluhan Rumah Warga Rusak

TerasJatim.com, Pasuruan – Puluhan rumah warga RT 01 RW 08 Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan Jatim, mengalami kerusakan akibat fenomena alam tanah bergerak.

Kejadian tak biasa ini dirasakan warga sejak dua hari lalu, tepatnya selasa (28/1/2025) sore kemarin. Selain tanah gerak, permukiman warga hingga akses jalan utama di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan sehingga membahayakan jika dilintasi.

Darmanto, salah satu warga terdampak, mengaku kaget begitu melihat tembok rumahnya retak-retak. Selain itu, lantai keramik rumahnya juga pecah dan mengelupas dengan sendirinya.

“Kemarin lihat lantainya pecah dan mengelupas disertai bunyi keras. Tembok ruang tamu saya juga retak dan pecah,” ungkapnya, Kamis (30/01/2025) pagi.

Kini, Darmanto dan puluhan warga lainnya terpaksa meninggalkan rumahnya demi keselamatan ia dan lima anggota keluarganya. “Mau balik ke rumah takut longsor, mending ditinggal saja,” singkatnya.

Terkait bencana tersebut, Pemprov Jatim siap merelokasi warga yang terdampak.

Penegasan ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono, saat mengunjungi camp pengungsian warga di SDN Cowek 2, Kamis (30/01/2025) sore.

Menurut Adhy, Pemprov Jatim siap untuk membangunkan rumah warga terdampak jika hasil analisis Tim Khusus dari Geologi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Dinas PU Cipta Karya Jatim menyimpulkan, bahwa retakan yang terjadi sangat berbahaya sehingga rumah-rumah warga tidak lagi layak untuk ditinggali.

“Kita masih menunggu hasil rekomendasi analisis tim yang masih bekerja sampai sekarang. Kalau retakannya permanen dan terus bergerak dan rumahnya berbahaya untuk ditempati, maka kita pikirkan untuk relokasi dan membangunkan rumah bagi warga terdampak,” katanya.

Sebagai alternatif, Pemprov Jatim meminta kepada Pemkab Pasuruan untuk menyediakan lahan. Apabila lahan sudah siap, maka anggaran pembangunan rumahnya akan ditanggung Provinsi. “Alternatifnya sharing antara daerah dengan provinsi. Kabupaten Pasuruan yang menyediakan lahan, dan Pemprov yang akan membangunnya. Terima kasih kepada Pj Bupati Pasuruan yang sangat responsif membantu logistik sampai pengungsian,” tambahnya

Dalam kunjungannya, selain menyerahkan bantuan kedaruratan, Pj Gubernur Jatim juga bercengkerama sembari mendengarkan curhatan warga yang kini menggantungkan nasib tempat tinggalnya kepada pemerintah. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim